Ketika Hukum alam Tiba || Asep Mulyana
Langit hitam pekat
Seakan tahu kerinduan ini membelenggu
Mewakili semua rasaku
Dari coretan pena dalam kertas
Kutuliskan sajak tentang kehilangan dia
Dia yang mulanya selalu hadir
Dalam setiap kedip mata
Mengoceh dalam setiap salahku
Membangkitkan dari keterpurukan
Hari-hari ku ukir indah bersamanya
Tapi sekarang kurasa berbeda
Hari-hari itu seakan hancur dalam satu hari
Aku terpaku merasa itu hukum alam
Komentar
Posting Komentar