Untuk Segepok Uang || Asep Mulyana
Desember selalu menyuarakan hal yang tak asing lagi, dimana si pelacur selalu berharap akhir yang baik di bulan terakhir. Tapi nyatanya sang iblis selalu saja mengulangi dengan mengiming-imingi segepok uang selanjutnya si pelacur kembali lagi ke neraka yang ia pun benci terhadapnya, harga diri kian merendah demi segepok uang didapatnya. Setiap Desember tiba si pelacur selalu berharap ada akhir bahagia untuk Januari Indah.
Sobang, 21 Desember
Komentar
Posting Komentar